fbpx
19.3 C
Hong Kong
22 Januari 2021

Suami Ucapkan Ini, Apakah Jatuh Talak?

- Advertisement -

TANYA:

Assalamu’alaikum, Ustadz.

Ustadz, saya mau bertanya. Apabila suami berkata bahwa dia sudah tidak mau lagi sama saya, dia menyuruh saya untuk mengurus perceraian, dan dia lebih enak hidup sendiri, apakah itu sudah termaksud talak?

Baru saja suami saya mengeluarkan kata-kata seperti itu kepada saya.

Terima kasih, Ustadz.

Salam,

Fulanah

JAWAB:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Apabila dilihat dari sisi ungkapan kalimat yang digunakan, talak terbagi menjadi dua jenis.

Pertama, talak sharih. Talak sharih adalah talak yang diucapkan dengan menggunakan kata atau kalimat yang tegas (terang-terangan) untuk talak, yaitu kata “talak” atau “cerai”. Seperti ucapan suami kepada istrinya, “Aku talak engkau!”, “Aku ceraikan engkau!”, dan “Engkau tertalak”.

Talak sharih tidak memembutuhkan niat dari suami. Jika suami menceraikan istrinya menggunakan kata-kata yang sharih, maka telah jatuh talaknya, meskipun suami tidak berniat untuk menceraikan istrinya.

Kedua, talak kinayah. Sedangkan talak kinayah adalah talak yang diucapkan dengan menggunakan kalimat yang bisa digunakan untuk talak dan juga bisa digunakan untuk selainnya. Dengan kata lain, talak kinayah merupakan talak yang diucapkan suami menggunakan kata sindiran.

Talak kinayah dapat dikatakan sah jika disertai dengan niat sang suami. Jika suami berniat menalaknya ketika mengucapkan kalimat tadi, maka secara tidak langsung, telah jatuh talaknya. Tapi, bila suami tidak berniat talak ketika mengucapkannya, maka tidak jatuh talak pada istrinya. Jika tidak jatuh talak, maka tidak ada hukum atau konsekuensi apa pun. Seperti halnya tidak terjadi apa-apa.

BACA JUGA:  Cara Bantu Orang Sakit berwudlu

Sementara talak yang sudah jatuh (sah), tidak bisa dibatalkan. Tetapi, suami masih bisa kembali dalam ikatan pernikahan bersama istrinya dengan cara rujuk. Cara rujuknya cukup dengan ucapan, “Aku rujuk engkau”. Tidak pula disyaratkan adanya saksi dan persetujuan istri ketika rujuk.

BACA JUGA:  Zakat Profesi atau Penghasilan

Wallâhu a’lam bish-showâb.

Salam!

Dijawab oleh: Ustadz H. Ahmad Fauzi Qosim.

#SahabatMigran ingin berkonsultasi seputar masalah agama Islam dan persoalan kehidupan? Yuk, sampaikan pertanyaannya melalui pesan WhatsApp ke nomor +852 52982419. [DDHK News]

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Zakat Profesi atau Penghasilan

Zakat Profesi atau Penghasilan

Pengertian Zakat profesi adalah zakat harta yang dihasilkan oleh usaha manusia dengan mengandalkan kemampuan intelektual, keahlian dan tenaganya. Ada tiga macam pekerjaan yang dapat dikategorikan dalam...
Cara Bantu Orang Sakit berwudlu

Cara Bantu Orang Sakit berwudlu

TANYA: Assalamu'alaikum, Ustadz. Mohon maaf saya mengganggu aktivitas Ustadz. Mohon pencerahannya soal wudlu. Bagaimana cara kita membantu orang yang lagi sakit dan sudah tidak bisa lagi bergerak....

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,894FansSuka
483PengikutMengikuti
221PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×