ArtikelKonsultasi

Cara Baca dan Lokasi Nun Wiqoyah dalam Al-Qur’an

Cara Baca dan Lokasi Nun Wiqoyah dalam Al-Qur’an

Assalamu’alaikum. Ustadz, saya mau bertanya.

Nun Wiqoyah terdapat dalam surat apa dan ayat berapa saja dari juz 1 sampai juz 30?

Terima kasih, Ustadz.

Salam, Fulanah

JAWAB:

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh.

Bismillah… Nun Wiqayah secara bahasa adalah nun perlindungan. Dinamakan demikian karena ia hadir untuk melindungi pertemuan dua kata, yang mana kata pertama berharakat akhir tanwin dan kata kedua diawali hamzah washal (sambung).

Harakat tanwin sejatinya adalah seperti mematikan huruf hidup dengan nun. Sedangkan hamzah washal jika disambung maka tidak terbaca alias mati. Nun Wiqayah dalam ilmu tajwid adalah Nun yang berasal dari tanwin ketika tanwin bertemu hamzah washal. Selain disebut Nun Wiqayah, nun tersebut juga dinamakan Nun Shilah (sambung), Nun Washal (sambung), Nun Iwadh (ganti), dan Nun Tanwin.

Nun Wiqayah itu baru muncul ketika kita ingin membaca washal (nyambung) dan terjadinya pertemuan antara tanwin dengan hamzah washal. Nun Wiqayah diberi harakat kasrah sebagai ganti dari tanwin yang berubah menjadi harakat biasa.

Untuk cara membacanya adalah bacaan tanwin pada huruf yang berharakat tanwin baik fathatain, kasratain, atau dlommatain diganti dengan fathah, kasrah, atau dlommah saja, lalu menambahkan bacaan nun kasrah setelahnya (tepatnya di bawah hamzah washal) sambil menyambung dengan kata sesudahnya.

Misal:

يَوْمَئِذٍ الْمَسَاقُ (Yaumaidzin almasaaq), dibaca menjadi Yaumaidzinil masaaq.

Biasanya, untuk mushaf buatan Indonesia ada huruf Nun Wiqoyah atau nun kecilnya untuk mempermudah pembacanya. Namun untuk mushaf buatan Timur Tengah tanpa menyertakan huruf nun kecil hanya menambahkan huruf shod (ص) kecil di atas hamzah washal atau awal kata kedua.

Banyak sekali contoh bacaan Nun Wiqayah dalam Al-Qur’an, sehingga kami tidak akan menyertakan seluruhnya. Hanya saja, berikut ini adalah 25 contoh bacaan Nun Wiqayah dalam Al-Qur’an:

  1. QS Al-Ikhlas ayat 1-2 (ahadunillaahu): أَحَدٌ اللَّهُ
  2. QS Al-Humazah ayat 1-2 (lumazatinilladzii): لُّمَزَةٍ الَّذِي
  3. QS Al-Alaq ayat 2-3 (‘alaqiniqro’): عَلَقٍ اقْرَأْ
  4. QS Al-Qiyamah ayat 30 (yaumaidzinilmasaaq): يَوْمَئِذٍ الْمَسَاقُ
  5. QS Al-Qiyamah ayat 12 (yaumaidzinilmustaqarr): يَوْمَئِذٍ الْمُسْتَقَرُّ
  6. QS Al-Muzzammil ayat 17-18 (Syiibanissama’): شِيبًا السَّمَاءُ
  7. QS Al-Mulk ayat 1-2 (Qadiirunilladzii): قَدِيرٌ الَّذِي
  8. QS As-Syu’ara ayat 123 (‘Adunilmursaliin): عَادٌ الْمُرْسَلِينَ
  9. QS As-Syu’ara ayat 160 (Luuthinilmursaliin): لُوطٍ الْمُرْسَلِينَ
  10. QS As-Syu’ara ayat 105 (Nuuhinilmursaliin): نُوحٍ الْمُرْسَلِينَ
  11. QS Al-Hadid ayat 27 (warahbaaniyyatanibtada’uuhaa): وَرَهْبَانِيَّةً ابْتَدَعُوهَا
  12. QS Al-Hadid ayat 23-23 (fakhuurinilladziina): فَخُورٍ الَّذِينَ
  13. QS An-Najm ayat 50 (‘Aadanil uula): عَادًا الْأُولَىٰ
  14. QS Al-Hajj ayat 11 (Khoirunithma anna): خَيْرٌ اطْمَأَنَّ
  15. QS Al-Hajj ayat 11 (Fitnatuninqalaba): فِتْنَةٌ انقَلَبَ
  16. QS Al-Hajj ayat 25 (sawaa’anil’aakifu): سَوَاءً الْعَاكِفُ
  17. QS Ibrahim ayat 18 (Karomaadinisytaddat): كَرَمَادٍ اشْتَدَّتْ
  18. QS Ibrahim ayat 26 (Khabiitsatinijtutstsat): خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ
  19. QS Maryam ayat 7 (bighulaaminismuhuu): بِغُلَامٍ اسْمُهُ
  20. QS Maryam ayat 61 (‘adninillatii): عَدْنٍ الَّتِي
  21. QS Al-Kahfi ayat 77 (Qoryatinistath’amaa): قَرْيَةٍ اسْتَطْعَمَا
  22. QS Al-Kahfi ayat 88 (Jazaa’anilhusnaa): جَزَاءً الْحُسْنَىٰ
  23. QS At-Taubah ayat 30 (Uzairunibnu): عُزَيْرٌ ابْنُ
  24. QS At-Taubah ayat 24 (Wa amwaluniqtaraftumuuhaa): وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا
  25. QS At-Taubah ayat 79-80 (aliimunistaghfir): أَلِيمٌ اسْتَغْفِرْ

Wallâhu a’lam bish-showâb.

Salam!

(Dijawab oleh: Ustadz Very Setiyawan, Lc., S.Pd.I., M.H.)

#SahabatMigran ingin berkonsultasi seputar masalah agama Islam dan persoalan kehidupan? Yuk, sampaikan pertanyaannya melalui pesan WhatsApp ke nomor +852 52982419. [DDHKNews]

Tinggalkan Komentar

Baca juga:

×