fbpx
17.7 C
Hong Kong
4 Maret 2021

Enam TKW Disiksa dan Dijadikan PSK

- Advertisement -

Enam tenaga kerja wanita Indonesia, yakni empat orang berasal dari Jawa dan dua dari Kalimantan Barat, menjadi korban penyiksaan majikan, dijadikan pekerja seks komersial, serta tidak dibayar gajinya selama bekerja dua tahun di Malaysia.

Kepala Bidang Pengembalian dan Pemulangan Tenaga Kerja Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat Agustini di Pontianak, Rabu, menyatakan, keenam TKW itu saat ini masih di penampungan Dinsos Kalbar sambil menunggu akan dipulangkan ke daerah masing-masing, Kamis (14/10).

“Dua diantara enam TKW itu malah menjadi korban perdagangan manusia. Mereka dipekerjakan sebagai PSK selama dua tahun di Malaysia, dan yang lebih miris lagi tidak mendapatkan uang sepeser pun,” katanya.

Malah, menurut Agustini, satu diantara korban perdagangan manusia itu positif menderita penyakit HIV/AIDS.

Enam TKW tersebut, yakni Suti Puji Aswati (31) dan Kamsiah (37) asal Indramayu, Karinem (34) asal Ngawi, Jawa Timur, Agustina (25) asal Seluas, Kabupaten Bengkayang, Rani (25) asal Purbolinggo dan Eka (15) asal Manyuke, Kabupaten Landak.

Eka (15) salah seorang TKW asal Manyuke, Kabupaten Landak menyatakan, selama menjadi pembantu rumah tangga di Malyasia, selalu mendapat perlakukan kasar dari majikannya.

“Saya dibawa oleh bibi di Malaysia dengan iming-iming akan digaji sebesar 4.000 ringgit Malaysia per bulan. Tetapi ketika bekerja di sana malah tidak pernah digaji, ketika ditagih ke majikan, saya langsung dipukul hingga babak belur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terakhir akibat pukulan yang tepat berada di dadanya membuat dia harus dirawat di rumah sakit Malaysia selama satu minggu serta ditelantarkan oleh majikannya.

“Uang yang saya punya malah diambil oleh polisi Malaysia,” kata Eka sambil mengelus-elus dadanya yang masih sakit akibat penyiksaan tersebut.

Hal senada juga akui oleh Kamsiah warga Indramayu, selama bekerja disana ia selalu mendapat perlakukan kasar. “Bahkan saya dilarang untuk shalat, setiap akan shalat, ibu majikan selalu menyiram tubuh saya,” katanya. (ANTARA)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttp://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Para Dai DD Harus Kedepankan Persaudaraan Penuh Kasih Sayang

Para Dai DD Harus Kedepankan Persaudaraan Penuh Kasih Sayang

DDHK.ORG -- Para dai Dompet Dhuafa (DD) diharapkan menggunakan pendekatan Islam yang rahmatan lil 'alamin, melakukan dakwah-dakwah transformatif, mengedepankan persaudaraan penuh kasih sayang, menjunjung...
Srikandi Laut Tanah Rencong

Srikandi Laut Tanah Rencong

Akademi Militer Kesultanan Aceh Darussalam sedang sibuk. Lapangan depan istana telah dihadiri ribuan warga Aceh. Mereka ingin menyaksikan peristiwa besar hari itu: wisuda lulusan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

29,468FansSuka
552PengikutMengikuti
263PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×