fbpx
16.3 C
Hong Kong
17 Januari 2021

Hong Kong Kecewa Keputusan Filipina soal Pembajakan Bis

- Advertisement -

Hong Kong mengatakan kecewa terhadap keputusan presiden Filipina yang membebaskan pejabat tinggi dari tuduhan kriminal atas buruknya penanganan pembajakan bis yang menelan korban jiwa bulan Agustus.

Presiden Filipina Benigno Aquino hari Selasa memerintahkan sanksi administratif terhadap tujuh orang, termasuk walikota dan kepala polisi Manila, namun menolak mengenakan tuduhan kriminal terhadap siapapun seperti yang disarankan sebuah panel penyelidikan.

Pemerintah Hong Kong mengatakan keluarga delapan wisatawan Hong Kong yang tewas dalam krisis selama 11 jam itu dan para korban selamat akan “sulit menerima” keputusan Presiden Aquino tadi.

Beberapa anggota legislatif Filipina juga mengecam penyelesaian Presiden Aquino terhadap penyelidikan insiden yang berawal ketika seorang bekas polisi yang kecewa membajak bis itu untuk memperoleh kembali pekerjaannya. Namun Presiden Aquino membela keputusannya dengan mengatakan “Kami punya proses, dan kami menjalankan peraturan hukum”. (VOA News)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Dirikan Yacipta, Pak Chandra Edukasi Pekerja Migran Indonesia Melek Wirausaha

Dirikan Yacipta, Pak Chandra Edukasi Pekerja Migran Indonesia Melek Wirausaha

DDHK.ORG -- Wahyudi Chandra, pemilik usaha kirim uang di Hong Kong, Chandra Remittance, mendirikan lembaga sosial yang diberi nama Yayasan Cipta Kasih Damai Sejahtera...
Denda Pelanggaran Protokol Kesehatan Diperberat Menjadi HK$5,000

Denda Pelanggaran Protokol Kesehatan Diperberat Menjadi HK$5,000

DDHK.ORG -- Pemerintah Hong Kong, Jumat, 4 Desember 2020, mengumumkan bahwa hukuman denda langsung bagi pelanggar aturan pencegahan dan pengendalian penyakit diperberat, dari HK$2,000...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,809FansSuka
483PengikutMengikuti
213PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×