fbpx
19.3 C
Hong Kong
22 Januari 2021

Sultan HB X Kukuhkan Yogyakarta Kota Republik

- Advertisement -

Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengukuhkan Yogyakarta sebagai Kota Republik bertepatan dengan tanggal kepindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta pada 4 Januari 1946.

Saat melakukan pengukuhan tersebut, Selasa, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X didampingi Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam (PA) IX, Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto, Bupati Bantul Sri Suryawidati, Bupati Sleman Sri Purnomo dan Wakil Bupati Gunungkidul Badingah.

“Saya selaku Gubernur DIY akan mengeluarkan surat keputusan, yaitu setiap 4 Januar diperingati sebagai Yogyakarta Kota Republik dan wajib bagi masyarakat memperingatinya,” kata Sri Sultan HB X saat mengukuhkan Yogyakarta Kota Republik di Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Ia mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mendukung hal tersebut sebagai kekuatan untuk terus membangun kebersamaan dan memberikan kontribusi terhadap masa depan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pidato singkat Sultan HB X di hadapan ribuan masyarakat Yogyakarta yang baru saja melakukan “long march” kirab budaya sebagai prosesi awal sebelum pengukuhan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah.

Koordinator panitia bersama kirab budaya Widihasto mengatakan, pengukuhan Yogyakarta Kota Republik tersebut memiliki sejumlah makna, di antaranya menjaga nilai-nilai patriotisme bangsa, peneguhan sikap politik masyarakat Yogyakarta berdasarkan Amanat 5 September 1949.

Selain itu, ia berharap, melalui pengukuhan tersebut, Yogyakarta tetap menjadi kota yang terbuka untuk seluruh budaya nusantara, dimana modernisasi dapat bersanding secara harmonis dengan tradisi.

“Semoga semangat pengukuhan Yogyakarta Kota Republik ini meresap ke seluruh masyarakat Yogyakarta,” katanya.

BACA JUGA:  Lewat Majelis Mitra Dakwah, DDHK Berikan Bantuan ke Masjid di Blitar dan Magetan

Dalam acara pengukuhan tersebut juga ditampilkan pertunjukan wayang revolusi yang menceritakan sejarah perpindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta.

Hip hop keistimewaan Yogyakarta menutup seluruh rangkaian acara pengukuhan tersebut. (ANTARA)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Zakat Profesi atau Penghasilan

Zakat Profesi atau Penghasilan

Pengertian Zakat profesi adalah zakat harta yang dihasilkan oleh usaha manusia dengan mengandalkan kemampuan intelektual, keahlian dan tenaganya. Ada tiga macam pekerjaan yang dapat dikategorikan dalam...
Malang, Lamongan, Pidie, Cirebon, Manado Dilanda Banjir

Malang, Lamongan, Pidie, Cirebon, Manado Dilanda Banjir

DDHK.ORG -- Selain berbagai bencana alam di Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, dan Sumedang yang beritanya sudah tersebar luas, bencana alam berupa banjir juga melanda...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,838FansSuka
483PengikutMengikuti
221PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×