Info DD

Polisi Kanada Tangkap Pemrotes Acara Kelompok Anti-Islam

DDHK News — Polisi Kanada menangkap beberapa pengunjuk rasa di luar kantor pusat Yahudi Toronto, Toronto Zionist Centre. Penangkapan dilakukan saat pemimpin Liga Pertahanan Inggris (EDL, English Defence League) yang kontroversial, Tommy Robinson, sedang berbicara melalui internet untuk para pendukungnya Selasa (11/1) malam.

Massa pengunjuk rasa memblokir jalan di depan gedung Zionist Centre dan mengecam EDL. Mereka mengutuk EDL dengan  ungkapan “EDL pergi ke neraka” dan “preman fasis neo-Nazi” hingga mereka dipaksa bergerak ke trotoar oleh polisi.

Seorang petugas harus menerima perawatan medis setelah salah satu pengunjuk rasa memukulnya di perut dengan tanda protes, kata Sersan Todd Jocko. Empat orang demonstran ditangkap.

Di dalam gedung, Tommy Robinson, pemimpin EDL –sebuah kelompok anti-Islam Inggris– sedang berbicara di depan sekitar 50 pendukungnya melalui video online yang diproyeksikan ke layar film. “Kanada, bangun! Islamisasi negara Anda sedang berlangsung,” katanya seperti dikutip National Post (13/1).

Rally mendukung Robinson diselenggarakan oleh Liga Pertahanan Yahudi (JDL, Jewish Defence League) Kanada, kelompok sayap kanan, di bawah bendera “Stop Islam politik!”. Tetapi organisasi terbesar Yahudi Kanada menentang acara tersebut dan mengeritik EDL yang sering melakukan aksi kekerasan.

“Fundamentalisme Islam adalah ancaman nyata Tapi memeranginya dengan kebencian umum terhadap kaum Muslim, seperti dilakukan EDL, hanya menyulut konflik yang lebih besar,” kata Bernie Farber, CEO Kongres Yahudi Kanada. “Kami bergabung dengan semua organisasi Yahudi Inggris terkemuka dalam mengutuk intoleransi dan kekerasan yang EDL tampilkan.”

Acara di Toronto itu pertama kali dilakukan EDL untuk meluaskan sayap geraklannya ke Kanada, sejak kelompok itu didirikan tahun 2009 sebagai tanggapan terhadap apa yang Robinson sebut  sebagai “Islamisasi” Inggris.

“Kami tidak mendorong Anda untuk membenci setiap muslim di Kanada. Kami (hanya) meminta Anda untuk memberdayakan kaum Muslimin yang baik sehingga mereka bisa melawan rekan-rekannya dari abad ke-7. Kami meminta Anda untuk bergabung dengan kami dalam perang global melawan Islam radikal,” kata EDL ketika menanggapi pertanyaan yang diajukan National Post. (Mel/National Post).*

Baca juga:

×