fbpx
13.3 C
Hong Kong
18 Januari 2021

Para Pemimpin Muslim Desak Barat Hentikan Serangan terhadap Islam

- Advertisement -

Para raja, emir, dan presiden dari negara-negara Muslim mendesak dunia Barat untuk menghentikan serangan-serangan terhadap Islam. Desakan itu dikemukakan dalam forum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Mereka memperingatkan, serangan-serangan itu merupakan ancaman bagi keamanan internasional.

Dalam pidato di Majelis Umum PBB, para pemimpin Muslim dunia mengatakan, “Islamophobia” menyebabkan meningkatnya kesenjangan Muslim-Barat. Salah satu menteri negara Arab mengingatkan masyarakat internasional atas adanya “benturan peradaban”.

Kantor berita AFP sebagaimana dikutip The Australian (29/9) mengabarkan, kasus pembakaran Al-Quran, penentangan atas rencana pembangunan masjid di dekat lokasi serangan 11 September 2001 di New York, dan serangan-serangan terhadap simbol-simbol Islam di negara-negara Eropa telah menjadi bahan pembicaraan utama bagi bangsa-bangsa Muslim.

Emir Qatar, Syeikh Hamad bin Khalifa Al-Thani, dalam pidatonya di forum PBB itu mengutuk upaya untuk menghubungkan Islam dengan terorisme. Ia menyalahkan kampanye “perang melawan teror” yang dideklarasikan Amerika setelah peristiwa 11 September.

“Kami tidak setuju dengan atribusi terorisme ini dikaitkan dengan agama Islam karena ini –selain sama sekali salah– adalah sebuah ketidakadilan historis yang disangkal oleh bukti sejarah,” katanya.

Dia mengatakan, aksi-aksi kekerasan di Amerika, Eropa, dan Asia pada akhir abad 20 tidak pernah dicap sebagai terorisme Amerika, Eropa, atau Asia.

”Kekerasan ini dilatarbelakangi kasus-kasus politik, ekonomi, sosial, dan bahkan ideologis, tanpa menghubungkannya dengan suatu negara, agama, atau ide tertentu.”

Menteri Luar Negeri Mesir, Ahmed Abul Gheit, juga mengecam diasosiasikannya perilaku segelintir kaum Muslim dan Islam.

BACA JUGA:  Pusat Manajemen Bencana DD Terjunkan 5 Tim ke Lokasi Kecelakaan Sriwijaya Air

Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, mengatakan bahwa 1,5 miliar Muslim dunia tersinggung dengan adanya “upaya pembusukan Islam” di negara-negara Barat. “Ini mengintensifkan kesenjangan antara dunia Islam dan Barat,” katanya.

BACA JUGA:  Luncurkan Program Madrasah Perantau Online, DDHK Berikan Kajian Komprehensif untuk Pekerja Migran

Razak mengatakan pertempuran yang saat ini terjadi antara kaum moderat dan ekstremis dalam semua agama.

Menyoroti serangan terhadap kuburan Muslim di Prancis dan tindakan-tindakan lain di Eropa, Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI), Ekmeleddin Ihsanoglu, membandingkannya dengan fenomena gerakan anti-Semit tahun 1930-an.

Dia mengatakan, para pemimpin Eropa harus menjadi lebih sadar akan apa yang ia sebut “fenomena berbahaya” dan mengambil tindakan dengan para pemimpin Muslim. (Mel/ddhongkong.org).*

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Hidup Saya Banyak Sekali Cobaannya

Hidup Saya Banyak Sekali Cobaannya

TANYA: Assalamu'alaikum, Ustadz. Pak saya mau tanya. Kenapa hidup saya banyak sekali cobaannya? Apakah karena banyaknya dosa yang sudah saya lakukan? Mulai dari masalah keluarga, sampai saya...
Cara Menghafal Al-Quran

Cara Menghafal Al-Quran

TANYA: Assalamu'alaikum, Ustadz. Mohon maaf pak Ustadz, saya mau tanya tentang  bagaimana cara mengatur waktu antara murojaah hafalan dan menambah hafalan ayat? Terima kasih. Salam, Fulanah JAWAB: Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Membaca Al-Qur'an...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,816FansSuka
483PengikutMengikuti
215PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×