fbpx
11.7 C
Hong Kong
19 Januari 2021

Muslim India Tolak Kehadiran Salman Rushdie

- Advertisement -

Komunitas Muslim India menolak kehadiran penulis Inggris, Salman Rushdie, di sebuah festival sastra di Jaipur akhir bulan ini. Penolakan disuarakan akademi Islam terkemuka dan paling berpengaruh di India, Darul Uloom Deoband.

Rusdhie, penulis buku yang menghina Nabi Muhammad Saw (Satanic Verses/Ayat-Ayat Setan) dinilai sudah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia dan kunjungannya akan seperti “menambahkan garam ke luka”.

Salman Rushdie dijadwalkan datang ke Festival Sastra Jaipur. Pihak Darul Uloom menilai, penulis anti-Islam kelahiran India itu seharusnya tidak diperbolehkan masuk ke tanah India karena ia telah “menyakiti perasaan Muslim di seluruh dunia” .

“Orang yang menghujat Islam dengan tulisannya dan telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia, tidak diperbolehkan menginjakkan kaki di India,” kata Maulana Abul Qasim Nomani, wakil rektor Darul Ulum.

Nomani mengatakan, Darul Ulum itu belum secara resmi menulis surat kepada pemerintah tentang masalah ini. “Kami akan menulis surat kepada kementerian urusan luar negeri, Perdana Menteri Manmohan Singh, dan Presiden Kongres Sonia Gandhi, jika pemerintah tidak membatalkan visanya,” kata Nomani.

Rushdie diundang untuk menghadiri Festival Sastra Jaipur tanggal 20-24 Januari. Tahun 2007, Rushdie menghadiri festival serupa di Jaipur dan menuai protes dari beberapa kelompok Islam.

Penulis berusia 65 tahun itu diserang mengundang amarah dunia Islam ketika menulis novel kontroversial berjudul The Satanic Verses tahun 1988. Buku itu berisi penghujatan terhadap Nabi Muhammad Saw.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khomeini, pada Februari 1989 mengeluarkan fatwa hukuman mati bagi Rushdie. Fatwa itu kemudian dicabut pada 24 September 1998.

BACA JUGA:  Senin, Pusat Manajemen Bencana DD Terjunkan 7 Tim ke Lokasi Pencarian Korban Sriwijaya Air

Salam Rushdie lahir di Mumbai India tahun 1947. Menanggapi seruan Darul Ulum, ia menunjukkan di Twitternya bahwa ia tidak membutuhkan visa untuk mengunjungi India. Surat kabar Times of India mengatakan, Rushdie telah mengunjungi India puluhan kali selama 20 tahun terakhir. (Mel/Afp/mid-day.com/ddhongkong.org).*

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Cara Bantu Orang Sakit berwudlu

Cara Bantu Orang Sakit berwudlu

TANYA: Assalamu'alaikum, Ustadz. Mohon maaf saya mengganggu aktivitas Ustadz. Mohon pencerahannya soal wudlu. Bagaimana cara kita membantu orang yang lagi sakit dan sudah tidak bisa lagi bergerak....
Hidup Saya Banyak Sekali Cobaannya

Hidup Saya Banyak Sekali Cobaannya

TANYA: Assalamu'alaikum, Ustadz. Pak saya mau tanya. Kenapa hidup saya banyak sekali cobaannya? Apakah karena banyaknya dosa yang sudah saya lakukan? Mulai dari masalah keluarga, sampai saya...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,818FansSuka
483PengikutMengikuti
215PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×