fbpx
16 C
Hong Kong
28 Januari 2021

Polling: Sentimen Anti-Islam Meluas di Jerman

- Advertisement -

Sebuah lembaga think tank yang terkait dengan Partai Sosial Demokrat Jerman merilis hasil studi yang menyatakan sentimen anti-Islam meluas di seluruh Jerman. Selain itu, mayoritas warga Jerman juga menginginkan pembatasan praktik ajaran Islam.
Dalam survei nasional dengan responden sekitar 2.500 orang yang dilakukan oleh Friedrich Ebert Foundation, seperti dikabarkan Islam Today (14/10), lebih dari 55 persen mengatakan praktik Islam harus dibatasi di Jerman, meskipun seperti pembatasan itu akan melanggar konstitusi Jerman. Di Jerman Timur, 3/4 responden merasa praktik Islam harus dibatasi.

Sebanyak 55 persen mengatakan orang-orang Arab yang tidak menyenangkan.

Lebih dari sepertiga (34,3 persen) mereka yang disurvei percaya, 16 juta Jerman imigran atau orang-orang asing datang ke negara untuk mendapatkan manfaat sosial.

Bahkan, sekitar 35,6 persen responden berpikir, nagara Jerman sedang “dijalankan oleh orang-orang asing (imigran)”. Tiga puluh dua persen mengatakan setuju dengan pernyataan: “Orang-orang asing (imigran) harus dipulangkan ketika pekerjaan langka.”

“Kami telah mendeteksi peningkatan sikap anti-demokratis dan rasis tahun 2010,” kata para peneliti.

Ketika survei yang sama dilakukan dua tahun lalu, hasilnya menunjukkan penurunan kecenderungan anti-demokratis, nasionalisme, dan xenophobia.

Hasil survei menunjukkan, sikap ekstremis sayap-kanan tidak hanya ada di kalangan politisi, tetapi juga ditemukan di pusat kekuasaan, pada semua kelompok sosial dan dalam semua kelompok umur, terlepas dari status, pekerjaan, tingkat pendidikan, atau gender . ”

Islam dan imigran yang umumnya Muslim tengah menjadi isu hangat di Jerman. Pemicunya adalah pernyataan Presiden Jerman yang mengatakan Islama sudah menjadi bagian dari masyarakat Jerman. Para penentangnya mengatakan, kaum Muslim harus menaati hukum Jerman, bukan hukum Syariah.

BACA JUGA:  DMC Dompet Dhuafa Berikan Bantuan Psikologi Kebencanaan di Lokasi Gempa Sulbar

Media Jerman, Expatica Germany (13/10), mengabarkan,  “Sentimen anti-asing dan anti-Muslim marak di Jerman. Media lainnya, Deutsche Welle (13/10), menurunkan berita “Sikap xenophobia di Jerman berada di level tinggi”. (Mel/ddhongkong.org).*

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
5 Manfaat Makan Singkong untuk Kesehatan

5 Manfaat Makan Singkong untuk Kesehatan

DDHK.ORG -- Singkong sering dicap sebagai makanan 'ndeso' karena umum digunakan masyarakat pedesaan sebagai makanan pokok dan kudapan. Di berbagai restoran China dan Thailand...
Listyo Sigit Prabowo Jabat Kapolri

Listyo Sigit Prabowo Jabat Kapolri

DDHK.ORG -- Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

29,371FansSuka
483PengikutMengikuti
231PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×