fbpx
19.3 C
Hong Kong
22 Januari 2021

Ketegangan Reda di India Setelah Putusan Tempat Suci Ayodhya

- Advertisement -

Kekhawatiran mengenai kekerasan antar agama reda di India, setelah keluarnya putusan pengadilan yang membagi sebuah tempat suci di Ayodhya untuk umat Hindu dan Muslim.

Para pejabat India mengatakan, sekolah dan toko-toko kembali buka hari Jumat di negara bagian Uttar Pradesh, setelah tidak ada laporan mengenai terjadinya kerusuhan. Menteri Dalam Negeri Palaniapan Chidambaram merasa lega, masyarakat India menanggapi putusan pengadilan itu dengan rasa hormat dan martabat.

VOA News mengabarkan, pengamanan ditingkatkan di seluruh India menjelang keluarnya putusan pengadilan mengenai tempat suci di Ayodhya, tempat sebuah masjid abad ke-16 pernah berdiri.

Tahun 1992 Masjid Babri dibakar ekstremis Hindu yang mengklaim lokasi itu adalah tempat lahirnya Dewa Rama. Pembakaran masjid itu menyulut kekerasan di seluruh India yang menewaskan lebih dari 2 ribu orang.

Pengadilan India hari Kamis memutuskan, umat Hindu menguasai dua pertiga tempat itu, sementara umat Muslim menguasai sepertiga. Kedua pihak menyatakan akan naik banding atas putusan pengadilan tersebut.*

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Zakat Profesi atau Penghasilan

Zakat Profesi atau Penghasilan

Pengertian Zakat profesi adalah zakat harta yang dihasilkan oleh usaha manusia dengan mengandalkan kemampuan intelektual, keahlian dan tenaganya. Ada tiga macam pekerjaan yang dapat dikategorikan dalam...
Malang, Lamongan, Pidie, Cirebon, Manado Dilanda Banjir

Malang, Lamongan, Pidie, Cirebon, Manado Dilanda Banjir

DDHK.ORG -- Selain berbagai bencana alam di Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, dan Sumedang yang beritanya sudah tersebar luas, bencana alam berupa banjir juga melanda...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,838FansSuka
483PengikutMengikuti
221PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×