fbpx
18.5 C
Hong Kong
26 Januari 2021

Muslim Belgia Butuh Imam Warga Asli

- Advertisement -

Seorang profesor Belgia mendesak negara-negara Muslim yang makmur untuk menunjukkan tanggung jawab mereka terhadap kaum Muslim Eropa, dengan membantu dalam pendirian sekolah teologis Islam untuk mengatasi kekurangan imam dan pemimpin intelektual di kalangan Muslim Belgia.

“Salah satu masalah utama umat Islam di Eropa, kecuali mungkin untuk Inggris, adalah tidak adanya kepemimpinan intelektual agama,” kata Felice Dassetto, yang mengajar sosiologi di Universitas Leuven kepada Kuwait News Agency (KUNA) pada Minggu, 22 Januari.

Merujuk pada populasi Muslim yang berkembang di benua itu, akademisi Belgia ini menekankan perlunya intelektual asli Eropa untuk membimbing kaum Muslim. Dassetto menekankan, negara-negara Teluk yang kaya, seperti Kuwait dan Arab Saudi, dapat membantu pembentukan semacam fakultas Islam di kampus-kampus Eropa.

“Mereka harus membantu karena Muslim Eropa harus berhubungan dengan dunia Muslim,” tambahnya.

Namun, dia juga menekankan, negara-negara Muslim harus menerima bahwa umat Islam di Eropa akan mengembangkan interpretasi spesifik mereka sendiri tentang Islam.

Dassetto, yang merupakan anggota dari akademi Kerajaan Belgia, menjadi tertarik pada antropologi dan sosiologi Islam setelah kedatangan pertama imigran Muslim dari Maroko, Turki, dan negara-negara lain ke Belgia pada akhir 70-an.

“Ini adalah fakta baru dalam masyarakat Belgia dan Eropa, ketika imigran Muslim mulai membangun masjid dan Islam menjadi terlihat. Dari sudut pandang sosiologis ini sangat menarik karena merupakan realitas baru di Eropa,” tegasnya.

Muslim Belgia diperkirakan berjumlah 450.000 dari populasi 10 juta. Sekitar setengah dari mereka adalah dari asal Maroko, 120.000 asal Turki. Lebih dari 20 persen populasi Brussels adalah Muslim asal Maroko, Turki, Pakistan, Bangladesh, dan negara-negara Afrika.

BACA JUGA:  Dompet Dhuafa Buka 2 Pos Medis Hingga Dapur Umum di Lokasi Banjir Kalsel

Kurangnya intelektual Muslim yang berpengaruh pada masjid-masjid Belgia. Hanya satu atau dua imam di masjid-masjid Brussel yang bisa berbahasa Belanda atau Prancis.

BACA JUGA:  Dompet Dhuafa Buka 2 Pos Medis Hingga Dapur Umum di Lokasi Banjir Kalsel

Ada 77 masjid atau mushola di Brussels dan lebih dari 300 buah di seluruh Belgia. Di antara 77 imam masjid, hanya dua atau tiga yang dapat berbicara Belanda atau Prancis, bahasa resmi Belgia.

“Anda tidak dapat mentransfer realitas Islam, misalnya di Turki atau Maroko, langsung ke Eropa,” kata Dassetto. “Bagi saya ini tantangan besar untuk mengembangkan fakultas teologi Muslim di Eropa.” (Mel/Onislam.net/ddhongkong.org).*

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Ibu Tidak Mau Tinggal dengan Anak-Mantu, Durhakakah Jika Tidak Bisa Merawatnya?

Ibu Tidak Mau Tinggal dengan Anak-Mantu, Durhakakah Jika Tidak Bisa Merawatnya?

Ibu Tidak Mau Tinggal dengan Anak-Mantu, Durhakakah Jika Tidak Bisa Merawatnya? TANYA: Assalamu'alaikum, Ustadz. Ustadz saya ingin bertanya. Apa yang sebaiknya aku lakukan sebagai istri sekaligus anak? Ibu...
Keponakan Utang tapi Ogah Bayar

Keponakan Utang tapi Ogah Bayar

Keponakan Utang tapi Ogah Bayar TANYA: Assalamu'alaikum, Ustadz. Ustadz, keponakanku kan minta tolong dipinjami uang. Lalu, aku pinjemi. Saat waktunya bayar, dia selalu cari-cari alasan dan tidak...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

29,367FansSuka
483PengikutMengikuti
229PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×