fbpx
19.3 C
Hong Kong
22 Januari 2021

Lokasi Masjid Babri Ayodhya India Dikuasai Warga Hindu

- Advertisement -

Pengadilan di India menyatakan situs yang menjadi sengketa di kota Ayodhya dibagi antara warga Hindu dan Muslim serta suatu kelompok relijius. Demikian dikemukakan pengacara warga Hindu.

“Hakim menyerahkan kendali atas bagian utama yang disengketakan kepada masyarakat Hindu,” kata pengacara tersebut seperti diberitakan BBC News (30/9). Bagian utama dimaksud adalah lokasi Masjid Babri yang dirobohkan tahun 1992 oleh ekstremis Hindu.

Hakim menerima klaim bahwa suatu tempat di situs itu adalah tempat lahir dewa Hindu, Rama.

Beberapa bagian lain situs ini akan dikuasai oleh warga muslim dan suatu sekte Hindu.

Penghancuran masjid itu oleh massa ekstremis Hindu tahun 1992 memicu kerusuhan yang meluas dan gelombang kerusuhan itu menelan 2.000 korban jiwa.

Para pejabat India menyeru kedua belah pihak tetap tenang dan menghormati putusan pengadilan.

Isi lengkap putusan pengadilan itu tidak jelas, sebab salinannya baru diserahkan kepada pengacara yang terlibat dalam kasus sengketa ini.

Tim pengacara masyarakat muslim diperkirakan akan mengajukan banding. (Mel/ddhongkong.org).*

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Zakat Profesi atau Penghasilan

Zakat Profesi atau Penghasilan

Pengertian Zakat profesi adalah zakat harta yang dihasilkan oleh usaha manusia dengan mengandalkan kemampuan intelektual, keahlian dan tenaganya. Ada tiga macam pekerjaan yang dapat dikategorikan dalam...
Malang, Lamongan, Pidie, Cirebon, Manado Dilanda Banjir

Malang, Lamongan, Pidie, Cirebon, Manado Dilanda Banjir

DDHK.ORG -- Selain berbagai bencana alam di Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, dan Sumedang yang beritanya sudah tersebar luas, bencana alam berupa banjir juga melanda...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,838FansSuka
483PengikutMengikuti
221PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×