fbpx
16.3 C
Hong Kong
17 Januari 2021

Suriah Terus Bergolak, 40 Orang Tewas

- Advertisement -

Tentara Suriah kembali melancarkan serangan di kota Homs dan Hama dengan korban tewas sedikitnya mencapai 40 jiwa. Para pegiat hak asasi manusia Suriah menyebutkan, serangan oleh aparat keamanan itu berlangsung sejak Kamis (26/01). Rakyat suriah terus melakukan aksi demonstrasi guna menuntut pengunduran diri Presiden Bashar al-Assad.

Kekerasan terburuk dilaporkan terjadi di Homs dan rekaman video yang diterbitkan di internet oleh para pegiat antara lain memperlihatkan jenazah lima orang anak kecil dan lima perempuan dari berbagai usia.

Lembaga pengamat HAM yang bermarkas di Inggris menyebutkan, serangan atas kota Hama berlangsung sejak Jumat pagi dengan menggunakan senjata berat dan terdengar ledakan-ledakan yang keras.

Dalam perkembangan terpisah, laporan UNICEF yang dikeluarkan Jumat (27/1) menyebutkan, sedikitnya 384 anak tewas dalam kekerasan selama 10 bulan sejak unjuk rasa menentang pemerintah Damaskus berlangsung.

“Sampai tanggal 7 Januari, 384 anak tewas dan sebagian besar adalah anak laki-laki,” tutur Rima Saleh, Wakil Direktir Eksekutif UNICEF, seperti dikutip kantor berita AFP.

UNICEF juga menyebutkan 380 anak-anak ditahan dan sebagian masih berusia di bawah 14 tahun.

Wartawan BBC di Damaskus, Jeremy Bowen, melaporkan, pemerintah pimpinan Presiden Bashar al-Assad tampaknya mulai kehilangan kendali atas beberapa kawasan di ibukota tersebut.

Kelompok perlawanan sudah mendirikan pos pemeriksaan di kawasan Douma serta Saqba dan mereka bisa bergerak bebas di sana.

Di Saqba, ribuan orang menghadiri pemakaman seorang pengunjuk rasa antipemerintah yang tewas pada hari Kamis.

Sejumlah penduka memekik, “Lebih baik mati daripada dipermalukan.”

BACA JUGA:  Luncurkan Program Madrasah Perantau Online, DDHK Berikan Kajian Komprehensif untuk Pekerja Migran

Dewan Keamanan PBB akan menggelar pertemuan untuk membahas resolusi tentang Suriah dan pesan Twitter dari Kedutaan Besar Prancis untuk PBB menyebutkan sidang akan berlangsung tertutup.

BACA JUGA:  Pusat Manajemen Bencana DD Terjunkan 5 Tim ke Lokasi Kecelakaan Sriwijaya Air

Rusia sudah menyatakan akan mempertimbangan hal yang mereka sebut sebagai ‘proposal yang konstruktif’ untuk mengakhiri kekerasan namun menentang sanksi dan intervensi asing di Suriah.

Bulan Oktober, Rusia dan Cina memveto rancangan resolusi yang diusulkan Uni Eropa yang mengancam akan mengambil ‘langkah-langkah yang terukur’ atas Suriah. (Mel/BBC).*

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong

Are Your Skills Up-To-Date For The Future Of Work? Here’s How...

Are Your Skills Up-To-Date For The Future Of Work? Here's How To Tell As an employee amidst the coronavirus pandemic, you may be looking at...
DD Jabar Terjunkan Relawan ke Lokasi Bencana Tanah Longsor di Sumedang

DD Jabar Terjunkan Relawan ke Lokasi Bencana Tanah Longsor di Sumedang

DDHK.ORG -- Dompet Dhuafa Jawa Barat (DD Jabar) menerjunkan relawan kemanusiaan ke lokasi bencana tanah longsor di Kampung Bojong Kondang, Desa Sawah Dadap, Kecamatan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,809FansSuka
483PengikutMengikuti
213PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×