fbpx
11.7 C
Hong Kong
19 Januari 2021

Kampanye Lepas Jilbab, Gadis Turki-Belanda Dihujat

- Advertisement -

“Setan akan menghukummu karena telah melepas jilbab.” Perempuan berdarah Turki-Belanda Semra Çelebi menerima puluhan komentar atas wawancaranya dengan Radio Nederland. Di page Facebook I took off my Hijab yang khusus dibuatnya, komentar yang diterima lebih bervariasi lagi.

Dengan page Facebook-nya, Semra ingin membuka diskusi mengenai pemakaian jilbab. Komentar pun datang dari berbagai penjuru dunia: Indonesia, Inggris, Malaysia, dan Amerika Serikat. Jumlah komentar yang datang amat banyak, dan rata-rata bernada negatif.

Semra: “Saya disebut kafir. Dan setan akan membakar saya di neraka, karena saya telah melepas jilbab. Banyak juga yang mengutip ayat-ayat al-Quran. Juga yang mengimbau saya agar kembali memakai jilbab. Tak ada ruang untuk diskusi terbuka. Tiap hari saya cuma sibuk mem-block orang-orang.”

Wajib?
Sekarang anggota page Facebook-nya sudah lebih dari 300 orang. Mereka datang dari berbagai penjuru dunia. Belanda, Indonesia, Malaysia, Inggris, dan Amerika Serikat. Menurut Semra, ini memperlihatkan bahwa diskusi mengenai jilbab merupakan topik panas di kalangan muslim. Ia bahkan menerima pertanyaan dari seorang mualaf asal Amerika Serikat: apakah dalam islam, wajib hukumnya untuk memakai jilbab?

“Ia kesulitan memutuskan, pakai jilbab atau tidak. Keluarganya tak ingin ia memakai jilbab. Saya sempat mengobrol dengannya. Sulit sekali. Yang bisa saya ceritakan hanya pengalaman pribadi saya di sini, di Belanda. Lagipula saya tak bisa menentukan apakah seseorang harus atau tidak perlu pakai jilbab. Itu pilihan individu.”

Semra Çelebi sendiri tadinya memakai jilbab sejak berusia 10 tahun. Ia berasal dari keluarga Turki konservatif. Bagi ayahnya, jilbab sangat penting. Namun ketika Semra menginjak bangku kuliah, jilbab jadi kehilangan makna baginya. Setelah membaca berbagai buku, Semra akhirnya memutuskan melepas jilbab.

BACA JUGA:  Lewat Majelis Mitra Dakwah, DDHK Berikan Bantuan ke Masjid di Blitar dan Magetan
BACA JUGA:  Lewat Majelis Mitra Dakwah, DDHK Berikan Bantuan ke Masjid di Blitar dan Magetan

Dukungan
Dengan page Facebook I took of my Hijab Semra ingin mendukung muslimah yang telah mengambil pilihan sama sepertinya. Page ini tidak dimaksudkan untuk mengimbau muslimah melepas jilbab. Yang penting bagi Semra adalah melepas jilbab (atau memakai jilbab) harus jadi keputusan pribadi. Dan itu tak selalu sederhana:

“Beberapa waktu lalu saya mengobrol soal ini dengan ibu saya. Lima bulan sebelumnya saya sudah membayang-bayangkan bagaimana orangtua saya akan reaksi. Bagaimana reaksi masyarakat. Nyatanya orangtua saya tidak bereaksi keras. Namun tentu saja, saya takut mengecewakan mereka. Dan ketakutan itu menciptakan banyak stress dan tekanan.”

Walau menerima banyak kritik dari luar negeri, Semra Çelebi tetap mengasuh page Facebook-nya. Tempat di mana orang bisa berdiskusi secara terbuka mengenai jilbab. (RADIO NEDERLAND)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Cara Bantu Orang Sakit berwudlu

Cara Bantu Orang Sakit berwudlu

TANYA: Assalamu'alaikum, Ustadz. Mohon maaf saya mengganggu aktivitas Ustadz. Mohon pencerahannya soal wudlu. Bagaimana cara kita membantu orang yang lagi sakit dan sudah tidak bisa lagi bergerak....
Hidup Saya Banyak Sekali Cobaannya

Hidup Saya Banyak Sekali Cobaannya

TANYA: Assalamu'alaikum, Ustadz. Pak saya mau tanya. Kenapa hidup saya banyak sekali cobaannya? Apakah karena banyaknya dosa yang sudah saya lakukan? Mulai dari masalah keluarga, sampai saya...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,817FansSuka
483PengikutMengikuti
215PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×