fbpx
17.5 C
Hong Kong
28 November 2020

Dipenjara Gara-gara Gadaikan Jam Tangan Majikan

- Advertisement -

DDHK.ORG – Pada tanggal 13 Agustus 2020 akhirnya Liliyana pulang ke Tanah Air. Eks pekerja migran Indonesia (PMI) ini sempat mendekam di penjara Lo Wu (Lo Wu Correctional Institution).

Saat dikunjungi Tim Dompet Dhuafa Hong Kong dan relawan dari The Islamic Union of Hong Kong pada tanggal 2 Agustus silam di Castle Peak Bay Immigration Centre, tempat dia menunggu proses pemulangan, Lili menceritakan kisahnya sampai dipenjara. “Saya dilaporkan ke polisi oleh majikan, karena saya menggadaikan jam tangan milik majikan,” ujar Lili, bercerita.

Lili mengaku terpaksa menggadaikan jam tangan bernilai tinggi tersebut senilai HK$3,000 karena sangat membutuhkan uang untuk keperluan berobat orang tuanya di kampung halaman. “Sebelumnya, saya sudah bilang ke nyonya (majikan), bahwa saya ingin pinjam uang untuk berobat orang tua. Nyonya sudah mengiyakan. Tapi karena nyonya sedang berada di luar Hong Kong dan belum bisa kembali dalam beberapa hari, tanpa sepengetahuannya saya terpaksa mengambil jam tangannya dan menggadaikannya,” tutur Lili.

Sekitar tiga bulan kemudian, pihak pegadaian menghubungi majikan dan menginformasikan tentang transaksi penggadaian jam tangannya oleh Lili. Majikan pun mengonfirmasikan hal itu kepada Lili.

“Majikan langsung melaporkan saya ke polisi dengan tuduhan mengambil barang miliknya,” ujar Lili.

Lili pun dijemput polisi dan dipenjara. Sejak awal proses hukumnya berjalan hingga dimasukkan ke penjara Lo Wu dan diproses kepulangannya ke Indonesia, 11 bulan lamanya. Itu termasuk ringan, karena majikan telah mencabut tuntutannya.

“Majikan mencabut tuntutan karena dia menilai selama kurang lebih enam tahun saya bekerja, saya merawat anaknya dengan penuh kasih sayang,” kata Lili.

BACA JUGA:  Ini Cara Periksa dan Daftarkan IMEI HP Secara Online

Sebetulnya, Lili berencana menebus jam tangan itu sebelum batas waktu yang diberikan. Namun sayangnya, majikan lebih dulu mengetahuinya.

BACA JUGA:  Per 1 Desember, Macau Bolehkan Orang Asing Masuk

Lili berharap, kesalahannya tidak pernah ditiru oleh PMI di Hong Kong dan Macau. “Walaupun kita dalam keadaan terpaksa dan kepepet, jangan pernah kita mengambil barang milik majikan, apapun bentuknya, dan menggadaikannya, agar tidak mempunyai nasib yang sama dengan saya,” ujarnya. [Nur]

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Cek imei di website kemenperin.go.id

Ini Cara Periksa dan Daftarkan IMEI HP Secara Online

DDHK.ORG -- Pekerja migran Indonesia di Hong Kong dan Macau sedang heboh soal isu pemeriksaan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) telepon genggam (HP)...
Kiai Miftachul Akhyar Jabat Ketua Umum MUI

Kiai Miftachul Akhyar Jabat Ketua Umum MUI

DDHK.ORG -- KH. Miftachul Akhyar, Kamis (26/11/2020) malam, terpilih menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa bakti 2020-2025. Rais Aam Pengurus...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,563FansSuka
412PengikutMengikuti
146PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

Ini Cara Periksa dan Daftarkan IMEI HP Secara Online

DDHK.ORG -- Pekerja migran Indonesia di Hong Kong dan Macau sedang heboh soal isu pemeriksaan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) telepon genggam (HP)...

Adab-adab Melaksanakan Ketaatan

Adab-Adab Melaksanakan Ketaatan DDHK.ORG – Ketahuilah olehmu bahwa perintah Allah itu ada yang fardhu (wajib) dan ada yang sunnat. Yang fardhu ialah modal, yaitu asas...

Per 1 Desember, Macau Bolehkan Orang Asing Masuk

DDHK.ORG – Sepanjang masa pandemi Covid-19, Macau cukup ketat menjaga perbatasannya. Dengan begitu, negeri bekas jajahan Portugis tersebut memiliki catatan kasus yang relatif kecil,...

Bolehkah Ambil Harta Warisan Saudara sebagai Pengganti Utang?

TANYA: Assalamualaikum, Ustadz. Semoga Allah memudahkan segala urusan dunia hingga ahkirat Ustadz. Terutama, dalam dakwahnya. Aamiin. Ustadz, saya mau bertanya tentang utang-piutang dan warisan. Ceritanya panjang Ustadz,...
- Advertisement -
×