fbpx
17.7 C
Hong Kong
4 Maret 2021

Kajian Online: Zaman Rasulullah Politik Islam Paling Berjaya

- Advertisement -

DDHK News, Hong Kong — Siapa bilang agama Islam tidak boleh dicampuradukkan dengan politik? Di zaman Rasulullah Saw justru politik Islam paling berjaya. Rasullah melakukan perdagangan politik untuk kemajuan ekomoni bagi rakyatnya dan melakukan politik perdamaian dengan negara-negara lain.

Demikian dikemukakan Ustadzah Vira (da’iyah Cordofa DDHK) dalam kajian online Ullil Albab DDHK, Selasa (19/3). “Rasulullah pun tetap memimpin dan membiarkan orang-orang kafir berada di bawah kepemimpinannya, dengan syarat mereka tidak memerangi kaum Muslim dan membayar pajak bagi negara,” jelasnya.

Ditegaskannya, umat Islam harus memiliki andil besar dalam politik seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad Saw. “Jangan sampai orang-orang kafir yang mengusai umat Islam. Hanya karena kita (umat Islam) tidak peduli politik.”

“Umat Islam harus memegang kendali politik. Semakin rusaknya moral manusia di zaman sekarang ini dikarenakan Islam semakin menjauh dari tengah-tengah masyarakat Indonesia.“ (Titiew/localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org).*

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttp://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Para Dai DD Harus Kedepankan Persaudaraan Penuh Kasih Sayang

Para Dai DD Harus Kedepankan Persaudaraan Penuh Kasih Sayang

DDHK.ORG -- Para dai Dompet Dhuafa (DD) diharapkan menggunakan pendekatan Islam yang rahmatan lil 'alamin, melakukan dakwah-dakwah transformatif, mengedepankan persaudaraan penuh kasih sayang, menjunjung...
Srikandi Laut Tanah Rencong

Srikandi Laut Tanah Rencong

Akademi Militer Kesultanan Aceh Darussalam sedang sibuk. Lapangan depan istana telah dihadiri ribuan warga Aceh. Mereka ingin menyaksikan peristiwa besar hari itu: wisuda lulusan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

29,468FansSuka
552PengikutMengikuti
263PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×