fbpx
17 C
Hong Kong
1 Desember 2020

Banyak Eks Pekerja Migran Sakit dan Overstay Butuhkan Edukasi untuk Mau Pulang

- Advertisement -

DDHK.ORG — Alin, relawan lembaga Peduli Kasih, mengungkap bahwa banyak eks pekerja migran Indonesia yang berstatus overstay dan dalam keadaan sakit di Hong Kong. Sebagian dari mereka ngotot bertahan dan ogah pulang ke Indonesia, sebagian lain bingung harus ke mana meminta bantuan dan tidak tau harus berbuat apa untuk bisa pulang ke Tanah Air.

Dia mengusulkan, perlu dijalinnya kerja sama berbagai instansi untuk melakukan edukasi kepada mereka supaya mau dan bisa pulang ke kampung halaman. “Saya ingin bicarakan soal kerja sama ini kepada Pak Imam Baihaqi (General Manager Dompet Dhuafa Hong Kong),” kata Alin.

Hal itu disampaikan Alin terkait pendampingan kasus Nanik Suryati, eks pekerja migran Indonesia di Hong Kong yang baru bisa pulang pada hari Ahad (4/10/2020). Perempuan berusia 38 tahun yang bekerja di Hong Kong sejak 2015 ini mengaku terpaksa berstatus overstay sejak Februari 2020. Selama overstay, Nanik mengontrak di lantai 2 sebuah gedung tua di Tai Nan Street, Sham Shui Po.

Proses awal Nanik overstay perlu disesalkan. Dia mengaku terpaksa mengundurkan diri dari pekerjaannya di majikan gara-gara sakit. Padahal, seandainya Nanik tau, jika seorang pekerja rumah tangga asing sakit dia dilindungi hukum Hong Kong, dia mungkin tidak perlu serta merta meninggalkan pekerjaannya dan akhirnya overstay.

Di Sham Shui Po, tempat Nanik mengontrak, Alin mendapati, banyak eks pekerja migran Indonesia yang juga overstay dan sakit. “Meski kondisinya begitu, mereka tidak mau pulang,” ujar Alin.

BACA JUGA:  Kumpul-Kumpul Diperketat, Tak Boleh Lebih dari 2 Orang

“Menurut saya, di sana adalah salah satu kantong pekerja migran bermasalah,” ujarnya.

Di Nam Cheung, Alin juga menemukan fakta yang lebih tragis lagi. Banyak diantara eks pekerja rumah tangga Indonesia yang terpaksa harus terjerat dalam sindikat penjualan narkoba.

BACA JUGA:  Kiai Miftachul Akhyar Jabat Ketua Umum MUI

Yang sangat disesalkan, mereka bertahan di Hong Kong dan enggan pulang ke Tanah Air, dengan status overstay dan mengambil risiko bakalan menghadapi tututan pidana cukup berat. “Tragisnya, mereka melakukan itu hasilnya hanya cukup untuk makan saja. Atas dasar itulah, perlunya edukasi kepada mereka,” kata perempuan asal Yogyakarta ini. [DDHK News]

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong
Cek imei di website kemenperin.go.id

Ini Cara Periksa dan Daftarkan IMEI HP Secara Online

DDHK.ORG -- Pekerja migran Indonesia di Hong Kong dan Macau sedang heboh soal isu pemeriksaan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) telepon genggam (HP)...
Kiai Miftachul Akhyar Jabat Ketua Umum MUI

Kiai Miftachul Akhyar Jabat Ketua Umum MUI

DDHK.ORG -- KH. Miftachul Akhyar, Kamis (26/11/2020) malam, terpilih menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa bakti 2020-2025. Rais Aam Pengurus...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,589FansSuka
412PengikutMengikuti
163PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

Adab Bangun dari Tidur

DDHK.ORG -- Hendaklah engkau berusaha supaya dapat bangun dari tidur sebelum terbit fajar dan hendaklah zikrullah yang mendahului segala sesuatu, baik di hatimu atau...

Dasyatnya Lisan

Oleh Ustadzah Nur Hamidah, Lc., M.Ag. DDHK.ORG – Lisan kita adalah kunci kesuksesan keluarga. Lisan bisa jadi mengetuk pintu langit karena selalu di jaga malaikat...

Hukum Istri Ingin Wakafkan Harta Pribadi Tanpa Persetujuan Suami

Hukum Istri Ingin Wakafkan Harta Pribadi Tanpa Persetujuan Suami Pertanyaan: Assalamu'alaikum, Ustadz. Ustadz, saya mau bertanya. Apakah termasuk istri yang durhaka jika saya ingin mewakafkan sebidang tanah...

Ini Cara Periksa dan Daftarkan IMEI HP Secara Online

DDHK.ORG -- Pekerja migran Indonesia di Hong Kong dan Macau sedang heboh soal isu pemeriksaan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) telepon genggam (HP)...

Adab-adab Melaksanakan Ketaatan

Adab-Adab Melaksanakan Ketaatan DDHK.ORG – Ketahuilah olehmu bahwa perintah Allah itu ada yang fardhu (wajib) dan ada yang sunnat. Yang fardhu ialah modal, yaitu asas...
- Advertisement -
×