HKTDC Food Expo yang berlangsung selama 5 hari dibuka pada hari ini, Kamis (13/8/2026) dan berakhir pada 15 Agustus 2026, di Hong Kong Convention and Exhibition Centre Wan Chai, bersamaan dengan 4 pameran lainnya. Lebih dari 1.850 peserta pameran dari lebih dari 30 negara dan wilayah ambil bagian di even tahun ini.
“Rangkaian pameran ini mencakup Home Delights Expo, Beauty & Wellness Expo, Hong Kong International Tea Fair, dan Food Expo Pro. Banyak peserta pameran meluncurkan penawaran seharga HK$1, termasuk untuk produk abalon kalengan dan “fish cake” (olahan ikan), guna menarik minat pembeli,” tulis The Standard.
Yang menarik buat kalangan warga Indonesia muslim di Hong Kong, pada Food Expo ini juga tersedia etalase makanan halal. “Lebih dari 120 peserta pameran akan menampilkan produk halal global di Food Expo dan Food Expo PRO, menciptakan peluang di pasar makanan halal,” tulis HKTDC dakam siaran persnya.
Pertimbangan adanya etalase makanan halal di ekspo ini, karena permintaan akan makanan halal terus meningkat. Ini adalah tahun ketiga berturut-turut Food Expo PRO dan Food Expo menghadirkan label makanan dan minuman halal, dengan partisipasi lebih dari 120 peserta pameran dari Tiongkok Daratan, Brunei, Kolombia, Korea, Singapura, Taiwan, Thailand, dan pasar lainnya.
“Acara jejaring pada tanggal 14 Agustus akan mempertemukan peserta pameran makanan halal dengan para pembeli guna memfasilitasi peluang bisnis,” tulis Antara, mengutip HKTDC.
Di Food Expo PRO yang berfokus pada perdagangan, pengunjung dapat menyaksikan robot berbasis AI di “Zona Sains dan Teknologi Pangan” (“Food Science and Technology Zone”), mencicipi barbekyu Korea yang siap dalam waktu hanya 3 menit di “Zona Daging” (“Meat Zone”) yang baru, serta menjelajahi “Zona Kopi” (“Coffee Zone”) yang diperluas dengan kehadiran peserta pameran baru dari Kolombia, Amerika Serikat, dan wilayah lainnya.
Gourmet Zone yang kembali hadir untuk edisi ke-15 akan menampilkan 15 koki selebritas yang melakukan demonstrasi memasak secara langsung. Zona ini juga menghadirkan hidangan lezat internasional seperti kue sifon pandan dari merek Singapura, Old Seng Choong, serta kuliner autentik Taiwan.
“Acara ini juga memperkenalkan “Zona Daging” (“Meat Zone”) baru yang menampilkan merek lokal Tai Po Chun Hing; mereka mempromosikan produk bola urat sapi bersertifikat Halal buatan Hong Kong. Selain itu, acara ini juga meluncurkan “Pet Food Showcase” (Pameran Makanan Hewan Peliharaan) yang menggunakan teknologi kemasan paten untuk mengawetkan daging tanpa bahan pengawet ataupun logistik rantai dingin (“cold-chain”),” tulis The Standard.
Di Tea Fair, zona baru “Tea Lifestyle” (Gaya Hidup Teh) melampaui tradisi dengan menghadirkan koktail berbasis teh dan campuran kopi Pu-er, serta menampilkan Paviliun Matcha Tiongkok Daratan dan Paviliun Peralatan Teh Yixing Zisha untuk pertama kalinya. Beauty & Wellness Expo menawarkan terapi cahaya merah (“red-light therapy”) di zona baru “Stay Relax” dan kembali menghadirkan pengalaman wewangian “Scentsation”. Home Delights Expo meluncurkan “Go Sleep Expo” yang menampilkan teknologi tidur mutakhir.
Kombinasi 5 pameran tersebut menghadirkan 43 paviliun, dengan paviliun Korea Selatan sebagai perwakilan luar negeri terbesar setelah mengalami perluasan sebesar 40 persen dibandingkan tahun lalu dan menampung lebih dari 130 peserta pameran.




