Hong Kong masih akan tetap dingin untuk beberapa hari ke depan. Observatorium Hong Kong menyatakan pada hari Selasa (6/1/2026) bahwa monsun musim dingin akan sedikit mereda selama akhir pekan. Jadi, gelombang dingin saat ini diperkirakan akan berlangsung hingga Jumat (9/1/2026).
Observatorium mengatakan suhu terendah akan sekitar 11 hingga 12 derajat Celcius di daerah perkotaan, dan akan sedikit lebih dingin di wilayah New Territories. “Kami memperkirakan monsun akan mulai sedikit mereda selama akhir pekan hingga awal pekan depan dan suhu akan naik,” kata petugas ilmiah senior Tong Yu-fai kepada RTHK.
“Tetapi masyarakat harus menyadari bahwa meskipun suhu naik, suhu akan tetap dingin di pagi hari,” ujarnya.
Tong mengatakan kondisi juga akan sangat kering di bawah monsun dan rentang suhu akan lebar. Misalnya, suhu dapat mencapai hingga 19 derajat pada siang hari tetapi turun menjadi 11 derajat saat matahari terbenam.
Ia juga mengatakan suhu akan turun hingga 12 derajat atau di bawahnya selama antara 9 dan 17 hari pada musim dingin dan awal musim semi ini. Meskipun jumlah hari cuaca dingin tersebut mendekati normal, Tong menunjukkan bahwa tahun lalu hanya ada 7 hari cuaca dingin.
Seorang dokter keluarga bernama Lam Wing-wo mengatakan dalam acara yang sama bahwa lebih banyak orang jatuh sakit akibat perubahan cuaca. Selain gejala seperti batuk dan nyeri sendi, sejumlah pasien mengeluh sakit perut karena cuaca dingin telah menurunkan kekebalan tubuh mereka.
“Mereka mengalami diare, muntah, dan sakit perut. Ini mungkin disebabkan oleh makanan yang mereka makan selama liburan,” ujarnya.
“Kami khawatir mengingat cuaca dingin…. ketika orang berkumpul untuk makan, hal itu dapat dengan mudah menyebabkan gastroenteritis jika kebersihan tidak dijaga dengan baik,” kata Lam.
Lam mengatakan bahwa mereka yang menderita penyakit kardiovaskular khususnya harus tetap hangat karena cuaca dingin dapat memicu serangan.




