fbpx
17.9 C
Hong Kong
17 Januari 2021

Generasi Muda Muslim Amerika Ambil Peran Jadi Imam

- Advertisement -

Generasi baru Muslim  Amerika dari kalangan anak muda mengambil peran sebagai imam (pemimin komunitas Muslim) dan berusaha meluruskan pandangan yang salah tentang Islam kepada publik Amerika.

“Kami mulai memiliki sejumlah besar anak-anak muda Amerika yang mengambil studi Islam dan menjadi imam,” kata Yvonne Haddad, seorang profesor sejarah Islam dan hubungan Kristen-Muslim di Georgetown University.

Baru-baru ini, pemuda 27 tahun bernama Asif Umar, ditunjuk menjadi imam baru di Masjid Darul Islam di daerah St. Louis.

“Sekarang jika Anda melihat iklan lowongan imam, mereka meminta imam yang menguasa bahasa Inggris, dapat berhubungan dengan kelompok-kelompok antaragama, dan berkomunikasi dengan generasi muda,” kata Haddad. “Mereka tidak ingin kehilangan generasi muda.”

Tumbuh di Amerika, Umar, lahir dari imigran India, berbeda dengan imam-imam lainnya di daerah St. Louis yang sudah tua. Dia juga pernah belajar di Akademi Katolik Hati Kudus. “Tidak setiap imam pernah sekolah ke sebuah sekolah Katolik di pinggiran kota,” katanya.

Bagi Muslim Amerika, imam seperti Umar adalah duta potensial yang diharapkan dapat menyajikan gambaran yang benar tentang Islam kepada masyarakat Amerika.

“Dia [Imam Umar] adalah tipe pria yang kita inginkan mewakili wajah Islam Amerika,” kata Muhammad Dalal, 20, mahasiswa University of Missouri-St. Louis, setelah menjadi makmum saat Umar memimpin sholat Jumat pertama sebagai imam. “Dia dibesarkan di sini dan dia wakil komunitas Muslim-Amerika.”

Menghafal Al-Qur’an di Institut Pendidikan Islam di Elgin, Illinois, Umar menjadi seorang hafidz. Dia juga mempelajari matematika dan sastra. Umar meneruskan studi di bidang keislaman dan mempelajari dalam fiqh  –prinsip-prinsip hukum Islam.

BACA JUGA:  Senin, Pusat Manajemen Bencana DD Terjunkan 7 Tim ke Lokasi Pencarian Korban Sriwijaya Air

Tahun 2008, Umar ke Afrika Selatan untuk meraih gelar master dalam bidang hukum Islam dan meraih gelar “mufti.” Ia juga studi selama enam bulan di Kairo pada 2009 untuk belajar bahasa Arab, kemudian dia pindah ke Springfield, Va, untuk mengajar hukum Islam di sebuah sekolah yang sama saat ia lulus dari di Illinois. (Mel/Onislam.net/ddhongkong.org).*

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

DDHK Newshttps://ddhk.org
Alamat: Flat D, 3/F Lei Shun Court, 116 Leighton Rd, Causeway Bay, Hong Kong

Are Your Skills Up-To-Date For The Future Of Work? Here’s How...

Are Your Skills Up-To-Date For The Future Of Work? Here's How To Tell As an employee amidst the coronavirus pandemic, you may be looking at...
DD Jabar Terjunkan Relawan ke Lokasi Bencana Tanah Longsor di Sumedang

DD Jabar Terjunkan Relawan ke Lokasi Bencana Tanah Longsor di Sumedang

DDHK.ORG -- Dompet Dhuafa Jawa Barat (DD Jabar) menerjunkan relawan kemanusiaan ke lokasi bencana tanah longsor di Kampung Bojong Kondang, Desa Sawah Dadap, Kecamatan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

28,809FansSuka
483PengikutMengikuti
213PelangganBerlangganan
- Advertisement -

KABAR TERBARU

- Advertisement -
×