Pekerja migran Indonesia (PMI) Hong Kong harus berhati-hati saat bekerja. Janan sampai teledor dan berakibat tuntutan pidana, seperti kasus yang diberitakan The Standard tentang adanya seorang pekerja rumah tangga (PRT) asal Indonesia berusia 30 tahun ditangkap atas dugaan penganiayaan anak setelah seorang anak perempuan berusia 23 bulan yang berada dalam asuhannya mengalami luka bakar tingkat dua yang parah pada kedua tangannya di sebuah rumah desa di Yuen Long.
“Insiden tersebut terjadi pada Rabu (19/8/2026) sore di Ha Mei San Tsuen,” tulis The Standard.
Ibu anak tersebut membagikan rincian mengenai luka yang diderita putrinya melalui unggahan di Facebook. Ia menyebutkan bahwa balita itu dibawa ke rumah sakit, di mana dokter memastikan adanya luka bakar tingkat dua pada kedua tangan serta memar di dahi sang anak.
Ia mengungkapkan kekhawatirannya bahwa luka bakar tersebut dapat meninggalkan bekas luka permanen dan memengaruhi kemampuan gerak anaknya, seraya mencatat bahwa kedua tangan anak itu kini tidak dapat digerakkan sama sekali. Sang ibu mempertanyakan alasan seseorang tega menyakiti seorang anak kecil.
Ia menambahkan bahwa dirinya dan suaminya bekerja purnawaktu, sehingga mereka mempekerjakan PRT tersebut pada akhir Maret untuk membantu mengurus kedua anak mereka yang masih kecil. Ia mengatakan bahwa rekaman kamera keamanan rumah memperlihatkan ART tersebut membawa anak itu ke kamar mandi. Balita tersebut kemudian keluar dengan kondisi kulit yang tampak melepuh dan mengelupas.
Ia menduga PRT tersebut sengaja menahan tangan anak itu di bawah aliran air panas, merujuk pada bentuk luka bakar yang tampak memiliki garis lurus dan rapi—sesuatu yang menurutnya tidak wajar. Rekaman juga memperlihatkan PRT tersebut pergi ke lemari es di dapur untuk mengambil es batu setelah keluar dari kamar mandi.
Sang ibu juga mengkritik tindakan PRT yang menunggu selama 20 menit sebelum memberi tahu pihak keluarga. Ayah balita tersebut kemudian melaporkan kejadian ini kepada polisi.
Dilaporkan bahwa pasangan orang tua tersebut menikah pada November 2023 dan tinggal di sebuah rumah desa bersama putri mereka yang berusia 23 bulan serta seorang putra berusia tiga tahun. Seorang sumber menyebutkan bahwa PRT tersebut membawa anak itu ke kamar mandi untuk mencegahnya terluka secara tidak sengaja saat bermain dengan kakak laki-lakinya. PRT tersebut mengaku sedang menyiapkan air hangat di dalam baskom agar balita itu bisa bermain air, namun anak itu memasukkan tangannya ke dalam air sebelum ia sempat memeriksa suhunya.
Kasus ini telah ditangani Tim Investigasi Distrik Yuen Long.




