Dompet Dhuafa melakukan sunatan gratis bagi sejumlah anak penyintas bencana banjir dan longsor Sumatera dan dhuafa di Aceh Utara. Kegiatan di gedung SMAN 1 Samtalira Bayu tersebut dilaksanakan pada 4 Februari 2026 lalu.
“Khitan ini dengan metode modern, yaitu khitan estetik yang menggunakan teknik LSSM (long skin short mucosa) dengan teknik modern membuat anak lebih nyaman, minim rasa nyeri, tanpa menggunakan perban dan hasil yang rapi,” ujar Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Aceh, Riski Fauzan.
Dompet Dhuafa telah melakukan asesmen dan verifikasi kepada anak-anak penerima manfaat tersebut. Terbukti, mereka termasuk dalam golongan dhuafa atau tidak mampu secara finansial. Terlebih, sebagian dari mereka merupakan penyintas yang terdampak bencana banjir bandang pada 2025 lalu.
Pemenuhan kebutuhan dasar sudah cukup menyulitkan mereka, sehingga sulit bagi mereka untuk memperoleh layanan sunat yang aman dan modern. Beberapa temuan literatur menyebutkan sebagian besar orang menunda sunat lantaran kesulitan biaya. Mulai dari biaya operasi sunat hingga biaya yang diperlukan untuk proses pemulihan pasca operasi sunat.
Dalam studi yang berbeda menyebutkan sebagian orang menunda sunat karena takut akan bayang-bayang rasa sakit yang ditanggung saat maupun pasca operasi sunat. Termuan lainnya menyebutkan orang menunda sunat karena jauhnya akses atau fasilitas layanan sunat.
Melalui layanan sunatan gratis ini, Dompet Dhuafa berupaya menghadirkan akses kesehatan yang aman, layak, dan bermartabat bagi anak-anak dhuafa dan penyintas bencana. Inisiatif ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memastikan hak dasar anak atas layanan kesehatan tetap terpenuhi, meski dalam kondisi keterbatasan ekonomi dan pascabencana. [Sumber: DMC Dompet Dhuafa]




