Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran mematikan di Wang Fuk Estate, Tai Po, meningkat menjadi 151 orang. Petugas menemukan lebih banyak jenazah dalam pencarian mereka. Beberapa diantaranya ditemukan dalam keadaan terbakar hingga tak dapat dikenali.
RTHK memberitakan, pada hari Senin (1/12/2025), tim evakuasi memulai pencarian di 2 bangunan terakhir dari 7 bangunan yang terbakar. Yakni, di Wang Sun House dan Wang Cheong House. Komandan regional New Territories North, Lam Man-han, mengatakan struktur kedua blok tersebut tidak “sepenuhnya aman”, tetapi petugas berpacu dengan waktu untuk memasuki unit-unit yang aman.
Hasilnya, 8 jenazah ditemukan di apartemen, koridor, dan tangga Wang Cheong House, dengan tiga diantaranya sebelumnya ditemukan oleh petugas darurat. “Wang Cheong House adalah bangunan pertama yang terbakar, dan api membutuhkan waktu lebih lama untuk dipadamkan. Kondisi di sana sangat buruk. Lokasinya sangat hancur. Beberapa jenazah tidak lengkap, atau bahkan terbakar menjadi abu,” ujar Lam, seperti dilansir RTHK.
Lebih dari 30 orang masih belum ditemukan, menurut kepala inspektur Tsang Shuk-yin. “Karena beberapa jenazah telah terbakar menjadi abu, kami tidak menutup kemungkinan tidak dapat menemukan semua orang hilang,” kata Tsang, yang tampak emosional.





