Observatorium Hong Kong (HKO) akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan Sinyal Siaga No. 1 (T1) ketika badai tropis Noul mendekati Hong Kong dalam jarak 800 kilometer pada Jumat (24/7/2026) sore. Lembaga pengawas cuaca mengatakan badai akan berada paling dekat dengan Hong Kong pada Sabtu malam dan Ahad pagi.
Berbicara dalam program RTHK, petugas ilmiah senior Yeung Hon-yin mengatakan ada kemungkinan lebih tinggi badai akan mendarat di antara Huizhou dan Shantou di Guangdong. Jaraknya dari Hong Kong, katanya, masih belum pasti, dan sinyal yang lebih tinggi mungkin dikeluarkan.
“Angin lokal akan secara bertahap menguat, dan akan ada lebih banyak hujan deras,” kata Yeung, seperti dilansir RTHK.
Yeung menyampaikan, “Observatorium akan menilai, berdasarkan perubahan intensitas Noul, jarak antara zona angin kencang dan Hong Kong, serta kondisi angin lokal, apakah sinyal peringatan siklon tropis yang lebih tinggi perlu dikeluarkan pada Sabtu sore.”
Pada pukul 10 pagi hari Jumat, pusat badai berada sekitar 500 kilometer di utara-timur laut Manila. Badai tersebut diperkirakan akan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 26 kilometer per jam menuju sekitar Selat Luzon dan akan menguat secara bertahap.
Yeung mengatakan cuaca akan sangat panas pada hari Sabtu, dengan angin lokal yang menguat secara bertahap dan hujan deras disertai angin kencang. Ia menyarankan masyarakat untuk menjauhi garis pantai dan tidak melakukan olahraga air karena akan ada gelombang besar. Hujan deras disertai angin kencang dan badai petir diperkirakan akan terjadi pada hari Ahad.




