Portal berita Hong Kong, The Standard, menyoroti video lucu seorang pekerja rumah tangga (PRT) di Hong Kong yang membuka tumpukan tebal amplop merah (Lai See) Tahun Baru Imlek yang viral di media sosial. Para netizen pun banyak yang terpesona oleh reaksi jujur dan ekspresifnya terhadap beragam jumlah uang ada di dalamnya.
“PRT asal Indonesia ini membagikan klip tersebut di akun Instagram pribadinya selama liburan Tahun Baru Imlek. Dalam video tersebut, ia duduk di rumah di depan apa yang disebutnya sebagai ‘hasil tangkapan’ perayaannya, tumpukan tebal amplop merah cerah yang diterima selama periode Tahun Baru,” tulis The Standard.
Apa yang terjadi selanjutnya digambarkan oleh netizen sebagai “seperti membuka kotak kejutan” atau bahkan “seperti membuka kartu Pokémon,” karena setiap amplop membawa kejutan baru. Awalnya, ia membuka amplop merah senilai HK$20, tetap tersenyum tenang. Ketika ia membuka uang kertas HK$10, ekspresinya sedikit berubah, masih tersenyum, tetapi dengan sedikit rasa tidak percaya yang tidak luput dari perhatian.
“Puncak klip tersebut terjadi ketika ia membuka uang kertas HK$500 yang masih baru. Matanya langsung membelalak dan mulutnya ternganga karena terkejut. Ia melihat uang kertas itu berulang kali, seolah tak percaya dengan apa yang dipegangnya. Diliputi kegembiraan, ia juga mencium uang itu berulang kali,” tulis The Standard.
Beberapa saat kemudian, PMI yang tidak disebutkan namanya itu membuka uang kertas HK$100 dan menciumnya sebagai tanda perayaan, kegembiraannya yang tulus terpancar dari para penonton.
Video tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform, menarik ribuan komentar. Banyak yang memuji keterbukaan dan ketulusannya. “Dia sangat imut,” tulis seorang pengguna. Yang lain mengatakan ekspresinya mencerminkan ekspresi mereka sendiri: “POV: saya membuka lai see saya.”
Yang lain mengungkapkan kebahagiaan atas namanya, menggambarkan amplop merah itu sebagai “hasil jerih payah” dan pantas didapatkan. Beberapa mengaku merasa sedikit iri, mencatat bahwa jumlah yang diterimanya lebih tinggi daripada yang pernah mereka terima sendiri.
“Lai see si PRT lebih besar daripada milikku,” tulis seorang komentator. Yang lain bercanda, “Tidak pernah — tidak pernah — saya pernah menerima amplop merah HK$500.”
Para netien yang penasaran juga bertanya mengapa ia menerima begitu banyak amplop. Beberapa menjelaskan bahwa sudah biasa bagi majikan untuk membawa PRT mereka saat berkunjung di Tahun Baru atau mengajak mereka ketika tamu datang, sehingga memberikan amplop merah tambahan.
Video tersebut diunggah pada hari kelima Tahun Baru Imlek. Sejumlah kecil komentator mempertanyakan apakah membuka amplop merah sebelum hari ketujuh Tahun Baru dapat membawa nasib buruk, menurut kepercayaan tradisional. Yang lain dengan cepat menepis kekhawatiran tersebut, membela pilihan PRT dan mendesak orang untuk tidak memaksakan takhayul.
Di tengah diskusi yang ramai, beberapa komentar negatif muncul, termasuk generalisasi yang berlebihan tentang PRT. Komentar-komentar ini mendapat tanggapan cepat dari pengguna lain, yang berpendapat bahwa siapa pun akan merasa senang menerima hadiah dan memuji sikap ceria dan penuh penghargaan dari pembantu tersebut.




