Pemerintah Hong Kong merevisi kebijakan tentang kewajiban menggunakan sabuk pengaman (seat belt) bagi penumpang bus. Sekretaris Transportasi Mable Chan pada hari Jumat, 30 Januari lalu, mengumumkan bahwa pemerintah akan menghapus ketentuan hukum yang mewajibkan penumpang bus untuk mengenakan sabuk pengaman.
Ia mengakui ada kekurangan dalam undang-undang tersebut, mengatakan bahwa undang-undang tersebut tidak mampu mencerminkan maksud dari penerapan aturan tersebut. āKami akan segera mengatur penghapusan klausul yang relevan. Ini berarti bahwa saat ini, tidak ada persyaratan hukum yang mewajibkan penumpang bus berlisensi dan non-lisensi untuk mengenakan sabuk pengaman,ā kata Chan.
Biro Transportasi dan Logistik mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penghapusan mandat tersebut akan diumumkan dalam Lembaran Negara sesegera mungkin, dan undang-undang tersebut tidak akan diberlakukan untuk sementara waktu. Chan mengatakan para pejabat akan memperbaiki klausul hukum, berkonsultasi dengan anggota parlemen, dan meluncurkan amandemen hukum.
Ia mencatat ada banyak pendapat mengenai aturan sabuk pengaman, menambahkan bahwa ācara yang bertanggung jawabā untuk menanggapi adalah dengan memberikan klarifikasi mengenai masalah tersebut sesegera mungkin.
Sebelumnya, mantan anggota parlemen Doreen Kong berpendapat bahwa hukum tertulis hanya berlaku untuk bus baru yang terdaftar mulai 25 Januari tahun ini. Menurut Pasal 8AB Peraturan Lalu Lintas Jalan (Peralatan Keselamatan), bus yang baru terdaftar pada atau setelah 25 Januari tahun ini harus memasang sabuk pengaman untuk semua penumpang yang duduk.
Pasal 8D menetapkan bahwa āseseorang tidak boleh duduk sebagai penumpang di kursi penumpang bus yang berlaku peraturan 8AB di jalan mana pun, kecuali orang tersebut terikat dengan aman ke kursi dengan menggunakan sabuk pengaman, jika ada, yang disediakan untuk kursi tersebutā.
Kepala keamanan Chris Tang, di sisi lain, mengatakan upaya untuk mempromosikan pentingnya sabuk pengaman di kendaraan tidak akan berhenti. āTidak peduli apakah Anda berada di mobil pribadi, di van, atau di bus, selama sabuk pengaman terpasang, kami merekomendasikan Anda untuk memakainya, terlepas dari apakah ada persyaratan hukum atau tidak,ā kata Tang.
āUntuk saat ini, petugas penegak hukum akan melakukan sosialisasi maksimal mengenai penggunaan sabuk pengaman,ā ujarnya. [Sumber: RTHK]




