Zohran Mamdani memenangkan pemilihan wali kota New York City dalam pemilu yang digelar pada Selasa (4/11/2025) waktu setempat. Mamdani akan menjadi wali kota Muslim pertama di kota terbesar di Amerika Serikat itu, setelah mengalahkan cawalkot dari jalur independen, Andrew Cuomo, dan cawalkot dari Partai Republik, Curtis Sliwa. Ia juga akan jadi wali kota termuda di kota ini dalam lebih dari satu abad.
Hasil pemungutan suara yang disiarkan The Associated Press menunjukkan Mamdani meraup 50,5 persen suara dari 85 persen suara yang masuk. Dengan kemenangan itu, politikus Partai Demokrat tersebut akan menggantikan Wali Kota petahana Eric Adams yang mengundurkan diri dari kontestasi pada September lalu.
Dilansir AFP, Mamdani merupakan seorang sosialis berusia 34 tahun yang lahir di Uganda dan besar di New York City. Mamdani lahir pada 18 Oktober 1991 di Kampala, Uganda. Dia merupakan anak dari akademisi Uganda Mahmood Mamdani dan produser film India Mira Nair.
Saat berusia 7 tahun, dia dan keluarganya pindah ke New York. Mamdani kemudian meraih gelar sarjana Studi Afrika dari Bowdoin College di Maine. Awal tahun ini, Mamdani menikah dengan seniman Suriah yang tinggal di Brooklyn, Rama Duwaji.
Mamdani menjadi salah satu tokoh yang vokal dalam mengkritik agresi Israel di Jalur Gaza, Palestina. Pada Oktober 2024 lalu, dia pernah menyebut negara pimpinan Benjamin Netanyahu itu melakukan genosida.
Mamdani juga mengaku siap untuk menangkap Netanyahu jika sang Perdana Menteri berkunjung ke New York dan dirinya terpilih jadi wali kota. Ia juga mendukung gerakan boikot, divestasi, dan sanksi untuk produk yang berafiliasi dengan Israel.
Selama kampanye, dia berjanji akan menjadikan New York sebagai kota yang ramah masyarakat kelas pekerja. Salah satunya dengan menggratiskan seluruh bus di kota pada 2027.
Mamdani juga merupakan politikus yang vokal mendukung Palestina, hingga membantu membawa dirinya jadi kandidat cawalkot terkuat selama pemilu. Dukungan Mamdani yang blak-blakan terhadap hak Palestina selama beberapa tahun terakhir turut menjadi isu “yang memperkuat” kampanyenya.
Dibacakan Alfatihah oleh Imam Masjid Asal Indonesia Sebelum Pemilihan

Imam besar Islamic Center di New York dari Indonesia Muhammad Shamsi Ali membacakan surat Alfatihah untuk kemenangan Zohran Mamdani beberapa jam jelang pemilihan umum. Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah di Instagram Shamsi @imamshamsiali.
“Baca Alfatihah, ayo kita lakukan bersama [read Alfatihah, let’s do it together],” kata Imam Shamsi dalam video tersebut.
Shamsi lalu mulai merapal basmalah dan membaca Alfatihah, diikuti orang-orang yang berkerumun di sekitar Mamdani. “Bismillahirrohmanirahim, Alhamdullillahhirobbilalamin…..,” ucap dia.
Di sebelah Imam Shamsi tampak Mamdani yang mengenakan jas warna gelap. Ia terlihat tersenyum saat Shamsi dan banyak orang membacakan doa untuknya jelang pemilu.
Imam Shamsi mengatakan Alfatihah adalah doa untuk mengingatkan jika segalanya ada di tangan Allah. Ia lalu menyebut setiap suara sangat berarti di momen yang sangat sangat krusial ini.
Imam Shamsi lahir di Sulawesi Selatan pada 5 Oktober 1967. Dia lalu pindah ke New York pada 1997. [Sumber: CNN Indonesia]




