Dunia maya Hong Kong baru-baru ini heboh. Pasalnya, ada seorang warga Negeri Beton membeli lada putih murah secara online, lalu ia menemukan bahwa lada tersebut tidak larut sepenuhnya dalam air panas dan tanpa aroma atau rasa. Sontak, unggahan ini memicu diskusi luas dan peringatan baru tentang penipuan rempah-rempah murah.
“Seorang netizen Hong Kong baru-baru ini membeli kemasan 200 gram lada putih seharga HK$40 melalui platform online. Setelah merendam butirannya dalam air panas, lada tersebut melunak, menggumpal, sebagian larut, dan tidak mengeluarkan aroma lada sama sekali,” tulis The Standard.
Terkejut dengan kualitas yang buruk, pembeli tersebut memposting foto dan bertanya apakah lada putih palsu telah sampai ke Hong Kong, yang memicu reaksi kuat secara online. Banyak komentator mengungkapkan kengerian, dengan beberapa berbagi pengalaman mengecewakan serupa setelah menggunakan kemasan murah.
Beragam saran pun diilontarkan netizen, termasuk sebaiknya membeli lada putih dari toko-toko Indonesia yang bereputasi, memilih asal yang terkenal, atau memeriksa tekstur tanaman yang terlihat dan aroma yang kuat saat membuka kemasan. Beberapa menyarankan untuk melaporkan produk tersebut ke bea cukai, dan pengunggah asli mengatakan mereka akan mempertimbangkan untuk melakukannya.
“Insiden ini menggemakan investigasi November 2024 oleh China Food Newspaper yang mengungkap masalah luas dengan lada putih murah di pasar daratan Tiongkok dan situs e-commerce,” tulis The Standard.
Produk berharga rendah sering kali mengandung partikel tepung untuk menambah volume atau menambahkan perasa buatan untuk meniru rasa pedas. Satu sampel yang dibeli hanya seharga 13,99 yuan per jin yang dilarutkan dalam air membuat cairan menjadi keruh dan mengandalkan tambahan esens untuk memberikan sensasi pedas.
Influencer makanan daratan Tiongkok, Xin Jifei, mendemonstrasikan tes sederhana dalam video: lada putih asli mengapung sebentar sebelum tenggelam perlahan, meninggalkan air jernih bahkan setelah diaduk. Versi yang lebih rendah kualitasnya langsung tenggelam dan membuat air menjadi keruh berwarna putih susu.
Menambahkan yodium ke sampel yang mencurigakan mengubahnya menjadi biru kehitaman, yang mengkonfirmasi pemalsuan pati dan bukan lada murni.
Lada putih, yang terbuat dari biji lada yang direndam, dikupas, dan dikeringkan, sebagian besar berasal dari Indonesia, India, Vietnam, dan wilayah Hainan di Tiongkok. Para ahli mendesak konsumen untuk menghindari harga yang mencurigakan dan memilih merek tepercaya atau toko spesialis untuk memastikan keasliannya.




