Isra’ Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah umat Islam. Momen ini memperingati perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah sholat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.
Secara pengertian, peristiwa Isra’ adalah diperjalankannya Nabi Muhammad SAW oleh Allah SWT dari Masjidil Haram yang berada di Mekah ke Masjidil Aqsa yang letaknya di Yerusalem, Palestina. Sedangkan Mi’raj adalah peristiwa dinaikkannya Rasulullah SAW dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha. Sidratul Muntaha disebut sebagai tempat gaib yang tidak mungkin ditangkap oleh pancaindra manusia mana pun.
Kebenaran peristiwa tersebut diterangkan melalui firman-Nya dalam Surat Al Isra ayat 1, yang berbunyi: “Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”
Isra’ Mi’raj diperingati setiap 27 Rajab berdasarkan penanggalan Hijriah. Merujuk Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 terbitan Kementerian Agama (Kemenag RI), 27 Rajab 1447 Hijriah bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026.
Umat Islam di Indonesia biasanya memperingati Isra’ Mi’raj dengan berbagai cara, seperti mengadakan ceramah, doa bersama, serta kegiatan keagamaan lainnya untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Hal yang sama juga dilakukan oleh warga Muslim Indonesia di Hong Kong dan Macau. [Sumber: CNN Indonesia]




